Kamis, 12 Desember 2019

PT Kontak Perkasa Futures Bandung

PT Kontak Perkasa Futures Bandung


Harga emas naik lagi, harga paladium mencetak rekor tertinggi

Posted: 10 Dec 2019 07:35 PM PST

PT KP PRESS - Harga emas masih menanjak di hari ketiga sejak awal pekan. Rabu (11/12) pukul 7.37 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.465,06 per ons troi, naik 0,05% dari posisi hari sebelumnya. Sejakan, harga emas berjangka untuk pengiriman Februari 2019 di Commodity Exchange berada di US$ 1.468,30 per ons troi, naik dari harga penutupan perdagangan kemarin pada US$ 1.468,10 per ons troi.

KONTAK PERKASA FUTURES - Kepastian penerapan tarif impor Amerika Serikat (AS) atas US$ 156 miliar produk dari China yang akan berlaku Minggu, 15 Desember, masih menjadi tenaga penguatan harga emas. "Harga emas naik karena pelemahan dolar AS dan kehati-hatian menjelang deadline tarif," kata Lukman Otunuga, analis FXTM kepada Reuters.

PT KONTAK PERKASA - Jika benar ada penundaan kenaikan tarif, maka harga emas bisa terkoreksi. Kemarin, The Wall Street Journal melaporkan bahwa negosiator AS dan China tengah mengupayakan penundaan tarif impor ini. Harga emas juga menunggu arah kebijakan moneter Federal Reserve yang akan diumumkan nanti malam. Rapat Federal Open Market Committee berlangsung sejak kemarin hingga hari ini. Sementara itu, harga paladium spot sempat menembus level tertinggi US$ 1.900 per ons troi pada perdagangan kemarin meski akhirnya ditutup pada US$ 1.898,96 per ons troi dan terkoreksi pada hari ini. Harga paladium telah naik dalam 13 hari perdagangan berturut-turut.

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Harga paladium melesat setelah produsen utama di Afrika Selatan menghentikan produksi akibat krisis energi. "Afrika Selatan memproduksi 40% paladium dunia dan krisis listrik di ESKOM mempengaruhi beberapa tambang," kata Tai Wong, head of base and precious metal derivatives trading BMO kepada Reuters.Sejumlah tambang Afrika Selatan ditutup karena listrik mati akibat banjir. Ini adalah blackout terbesar dalam lebih dari 10 tahun di Afrika Selatan.

Source : kontan.co.id

Rabu, 11 Desember 2019

PT Kontak Perkasa Futures Bandung

PT Kontak Perkasa Futures Bandung


Harga Paladium menembus rekor tertinggi ke US$ 1.886,78 per ons troi, Selasa (10/12)

Posted: 09 Dec 2019 07:31 PM PST

PT KP PRESS - Paladium menembus rekor harga tertinggi sepanjang masa, Selasa (10/12). Mengutip Bloomberg, pukul 8.36 WIB, paladium pasar spot ke level US$ 1.886,78 per ons troi atau menguat 0,25%.

KONTAK PERKASA FUTURES - Semakin dekat ke level psikologis US$ 1.900. Terangkat ketidakpastian atas perundingan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China yang menjadi pusat perhatian menjelang tenggat waktu 15 Desember untuk batas tarif baru AS.

PT KONTAK PERKASA - "Palladium memiliki latar belakang fundamental yang sangat kuat dengan pasokan yang ditetapkan tetap langka dan pertumbuhan permintaan akan meningkat," kata Daniel Ghali, analis komoditas TD Securities dilansir dari CNBC.

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Paladium telah naik hampir 50% pada tahun 2019 karena tekanan pasokan yang berkelanjutan dan terus-menerus memecahkan rekor, meskipun sektor otomotif global melemah.

"Ada harapan luas bahwa harga spot (paladium) menuju US$ 2.000 dan pasar saat ini tampaknya berada di jalan satu arah," analis INTL FCStone Rhona O'Connell mengatakan dalam sebuah catatan.
"Bahkan dengan sektor (otomatis) di bawah tekanan, paladium akan defisit di masa mendatang."

Source : kontan.co.id

Selasa, 10 Desember 2019

PT Kontak Perkasa Futures Bandung

PT Kontak Perkasa Futures Bandung


Harga emas Antam turun lagi ke Rp 744.000 pada hari ini

Posted: 08 Dec 2019 06:58 PM PST

PT KP PRESS - Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali turun pada Senin (9/12).

KONTAK PERKASA FUTURES - Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 744.000. Artinya harga ini turun Rp 3.000 dari perdagangan Minggu (8/12)

PT KONTAK PERKASA - Sementara, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam berada pada di Rp 659.000 atau turun Rp 3.500 dari sesi sebelumnya.

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan belum termasuk pajak:
  • Harga emas 0,5 gram: Rp 396.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 744.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 3.540.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 7.015.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 17.430.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 34.785.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 69.500.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 173.500.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 346.800.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 693.600.000
Keterangan:
Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram). Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar. Harga yang ada di sini adalah harga per gram emas batang 1 kilogram yang biasa dijadikan patokan pelaku bisnis emas.

Source : kontan.co.id

Sabtu, 07 Desember 2019

PT Kontak Perkasa Futures Bandung

PT Kontak Perkasa Futures Bandung


Harga emas terkoreksi ke US$ 1.480 per ons troi, setelah naik dalam tiga hari

Posted: 05 Dec 2019 08:02 PM PST

PT KP PRESS - Harga emas kembali terkoreksi setelah naik tiga hari berturut-turut.

KONTAK PERKASA FUTURES - Jumat (6/12) pukul 09.10 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2020 di Commodity Exchange ada di US$ 1.480,80 per ons troi, turun 0,15% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.483,10 per ons troi.
Sementara itu, harga emas spot masih stagnan di level US$ 1.476,11 per ons troi.

PT KONTAK PERKASA - Harga emas bergerak terbatas setelah naik dalam beberapa hari ini lantaran ketidakpastian sinyal kelanjutan kesepakatan dagang Amerika Serikat dan China. "Selama Presiden AS Donald Trump tidak membuat pernyataan yang jelas tentang apa yang dia inginkan, pasar akan tetap bingung," kata Peter Fertig, Quantitative Commodity Research analyst seperti dikutip Reuters.
 
PT KONTAK PERKASA FUTURES - Menurut Fertig, masih ada permintaan safe haven untuk emas.Sementara itu, analis Standard Chartered Bank Suki Cooper dalam sebuah riset yang dikutip Reuters mengatakan, untuk saat ini pasar fisik emas cenderung downside. "Dan kami percaya kondisi makro membuka risiko kenaikan harga pada tahun 2020," katanya.

Source : kontan.co.id

Jumat, 06 Desember 2019

PT Kontak Perkasa Futures Bandung

PT Kontak Perkasa Futures Bandung


Harga emas kembali rebound, terdorong data tenaga kerja AS yang mengecewakan

Posted: 04 Dec 2019 07:02 PM PST

PT KP PRESS - Harga emas naik tipis setelah melemah sehari sebelumnya. Kamis (5/12) pukul 09.00 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2020 di Commodity Exchange ada di US$ 1.481,50 per ons troi, naik 0,08% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.480,20 per ons troi.

KONTAK PERKASA FUTURES - Harga emas kembali rebound setelah ada optimisme baru kemajuan dalam kesepakatan perdagangan antara AS-China dan laporan data tenaga kerja AS yang lebih rendah dari yang diharapkan.

PT KONTAK PERKASA - Harga emas sedikit terdorong oleh rilis data tenaga kerja AS yang melemah, dimana penambahan tenaga kerja pada November di perusahaan swasta merupakan yang terendah dalam enam bulan.

PT KONTAK PERKASA FUTURES - "Pasar juga sedang mencari informasi yang dapat dipercaya mengenai perundingan tarif, lebih dari hal yang lain," kata George Gero, direktur pelaksana RBC Wealth Management seperti dikutip Reuters.

Source : kontan.co.id 

Kamis, 05 Desember 2019

PT Kontak Perkasa Futures Bandung

PT Kontak Perkasa Futures Bandung


Harga minyak dunia terus naik jelang pertemuan OPEC pekan ini

Posted: 03 Dec 2019 11:13 PM PST

PT KP PRESS - Harga minyak dunia merangkak naik pada perdagangan Rabu (4/12). Jelang pertemuan negara-negara pengekspor minyak (OPEC) dan sekutunya membahas perpanjangan pembatasan produksi minyak.

KONTAK PERKASA FUTURES - Mengutip Bloomberg, pukul 9.43 WIB, minyak Brent pengiriman Februari 2020 ke level US$ 61,18 per barel atau naik 0,59%. Setelah sesi sebelumnya turun 0,16%. Senasib, minyak West Texas Intermediate (WTI) ke level US$ 56,41 per barel atau naik 0,55%. Setelah pada sesi sebelumnya naik 0,25%.

PT KONTAK PERKASA - OPEC dan sekutu yang mencakup Rusia atau OPEC + sedang bersiap menyetujui pemangkasan produksi minyak mentah pekan ini.  Thamer Ghadhban, menteri perminyakan Irak, mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa di Wina bahwa "pengurangan yang lebih dalam produksi minyak disetujui oleh sejumlah anggota kunci".

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Tetapi masih ada beberapa keraguan di pasar mengenai apakah OPEC akan memangkas produksi lebih lanjut. Banyak analis hanya mengharapkan perpanjangan dari pemotongan yang ada saat ini.
"Kami ... berpikir OPEC dapat mengumumkan perpanjangan untuk memasok pengurangan untuk mencakup seluruh tahun 2020 daripada tiga hingga enam bulan yang menjadi faktor dalam pasar saat ini," tulis BNP Paribas Markets dalam sebuah catatan.
Asal tahu, anggota OPEC bertemu pada hari Kamis (5/12) dan kemudian pada hari Jumat (6/12) kelompok OPEC + bertemu. OPEC + telah membatasi pasokan minyak sejak 2017. 

Source : kontan.co.id

Rabu, 04 Desember 2019

PT Kontak Perkasa Futures Bandung

PT Kontak Perkasa Futures Bandung


Simak prospek harga minyak menjelang pertemuan OPEC

Posted: 02 Dec 2019 10:46 PM PST

PT KP PRESS - Jelang OPEC meeting, isu pengurangan produksi minyak oleh anggota OPEC belum bisa jadi katalis yang mendorong pergerakan harga minyak ke depan. Mengutip data Bloomberg, Senin (2/12) pukul 19.30 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari 2020 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 56,45 per barel, naik 2,32% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 55,17 per barel.

KONTAK PERKASA FUTURES - Analis Central Capital Futures Wahyu Tribowo Laksono menyebut harga minyak sepanjang tahun 2019 sudah menunjukkan pergerakan yang stabil berkisar di US$ 50 per barel. Namun, ia masih memprediksikan harga minyak masih akan bergerak di kisaran US$ 55 hingga akhir tahun 2019.
Harga minyak menurut Wahyu masih akan dipengaruhi oleh beberapa sentimen di antaranya sentimen perang dagang dan kepastian perjanjian pengurangan produksi dalam OPEC Meeting mendatang.

PT KONTAK PERKASA - "Minyak mentah terperangkap di antara level US$ 50 per barel-US$ 60 per barel. Sudah seperti ini sejak akhir pekan 25 Oktober lalu. Ini menunjukkan bahwa investor menahan harga dalam kisaran itu karena mereka menunggu berita tentang kemajuan negosiasi perdagangan AS dan China dan keputusan OPEC+ untuk memperpanjang pengurangan produksi," tutur Wahyu Senin (2/12). Adanya tarik ulur perang dagang menurut Wahyu di satu sisi memicu kekhawatiran terkait permintaan global untuk minyak. Namun di sisi lain tarik menarik perang dagang ini membawa harapan bagi pasar terkait perpanjangan perjanjian pemangkasan produksi.

PT KONTAK PERKASA FUTURES - "Isu pemotongan produksi OPEC+ mungkin kurang kuat menyokong harga. Karena isu fundamental ekonomi global yang masih lemah apalagi isu trade war yang belum jelas, terakhir beban China atas campur tangan AS soal isu Hong Kong," tandas Wahyu.
Terkait pemintaan, belum ada permintaan yang signifikan menguat untuk minyak. Sementara persediaan minyak masih tergolong banyak terlebih setelah AS justru mengambil alih market share OPEC pasca OPEC memangkas produksi.

Jika Rusia menolak untuk mengurangi produksi, Wahyu menilai harga minyak cenderung akan anjlok. Asal tahu saja, dalam agenda OPEC meeting pekan ini, akan ada pendekatan baru terkait pemangkasan produksi minyak. Di sisi lain, analis PT Monex Investindo Futures, Faisyal justru menilai ada kemungkinan harga minyak akan naik menjelang OPEC meeting.
 
"Menjelang pertemuan tanggal 5 nanti harga minyak ada potensi untuk naik. Karena adanya ekspektasi perpanjangan masa pengurangan produksi yang lebih besar dari kesepakatan sebelumnya yakni sebesar 1,2 juta barel per hari," tutur Faisyal. Masih adanya harapan akan tercapainya pendatangan kesepakatan perang dagang tahap satu antara AS-Cina dan membaiknya data manufaktur Cina menjadi katalis bagi pergerakan harga minyak. 

Namun jika data persediaan minyak AS tidak menunjukkan pengurangan, harga minyak diprediksi akan menguat terbatas. Terkait isu pengurangan produksi minyak oleh Rusia menurut Faisyal masih 50% akan disetujui pasalnya perusahaan minyak di Rusia justru meminta tidak ada penurunan lanjutan.Faisyal memprediksikan hingga akhir tahun harga minyak akan bergerak di kisaran US$ 58 per barel-US$ 60 per barel. Sementara Wahyu memperkirakan harga minyak akan bertahan di kisaran US$ 55 per barel hingga akhir tahun 2019. Untuk tahun depan, Wahyu belum yakin akan ada perbaikan harga minyak mengingat masih adanya ketidakpastian perekonomian global dan kelebihan pasokan minyak yang diprediksi akan berlanjut.

Source : kontan.co.id


Selasa, 03 Desember 2019

PT Kontak Perkasa Futures Bandung

PT Kontak Perkasa Futures Bandung


Emas turun 0,22% di awal perdagangan hari pertama Desember

Posted: 01 Dec 2019 06:30 PM PST

PT KP PRESS - Harga emas kembali tertekan di perdagangan hari pertama bulan Desember, Senin (2/12). Mengutip Bloomberg, pukul 8.14 WIB, emas pasar spot ke level US$ 1.460,74 per ons troi atau turun 0,22% dari sesi perdagangan akhir pekan kemarin.

KONTAK PERKASA FUTURES - Senasib, emas berjangka untuk pengiriman Februari 2020 ke level US$ 1.466,90 per ons troi atau turun 0,39% dari sesi sebelumnya. Pasar masih menunggu perkembangan lebih lanjut tentang nasib pembicaraan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China. Setelah Beijing akan mengambil sikap balasan terhadap Washington yang mengesahkan undang-undang yang mendukung para demonstran Hong Kong.

PT KONTAK PERKASA - ″(Penandatanganan RUU) membuat mundur selangkah lagi dari kemungkinan perjanjian perdagangan dengan China, yang benar-benar membuat mereka sedikit kesal. Itulah sebabnya kami melihat ekuitas turun dan emas berjangka naik, "kata Phillip Streible, analis RJO Futures dilansir dari CNBC.

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Sebelumnya, ekspektasi penandatanganan kesepakatan dagang fase satu antara China dan AS telah mendorong pasar saham dunia menembus level tertingginya. Di sisi lain mengurangi permintaan untuk aset safe haven seperti emas. Emas, umumnya dianggap sebagai lindung nilai selama masa ketidakpastian keuangan atau politik. Namun, harga emas masih di jalur untuk tahun terbaik mereka sejak 2010, setelah naik 13,5% sejauh ini di 2019.

Source : kontan.co.id

Sabtu, 30 November 2019

PT Kontak Perkasa Futures Bandung

PT Kontak Perkasa Futures Bandung


Harga minyak menguat tipis jelang akhir pekan

Posted: 28 Nov 2019 07:03 PM PST

PT KP PRESS - Harga minyak menguat tipis jelang akhir pekan ini. Jumat (29/11) pukul 7.15 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari 2020 di New York Mercantile Exchange berada di US$ 58,13 per barel.Harga minyak ini naik tipis ketimbang posisi Rabu (27/11) lalu pada US$ 58,11 per barel. Kemarin, bursa Amerika Serikat (AS) tutup untuk libur Thanksgiving.

KONTAK PERKASA FUTURES - Sementara di perdagangan Asia dan Eropa kemarin, harga minyak cenderung dan ditutup turun tipis.
Harga minyak brent untuk pengiriman Januari 2020 di ICE Futures kemarin tercatat turun 0,39% ke US$ 63,87 per barel. "Persetujuan legislasi Hong Kong yang mendukung demonstran tampaknya akan menempatkan kesepakatan dagang dalam pertanyaan, karena China menekankan akan membalas," kata Hussein Sayed, chief market strategist FXTM kepada Reuters.
 
PT KONTAK PERKASA - Sayed mengatakan, jika investor menduga bahwa kesepakatan dagang akan benar-benar terancam, bisa terjadi aksi jual besar-besaran pada bulan Desember. "Saat ini, investor lebih suka menunggu," kata dia. China kemarin mengatakan akan mengambil tindakan balasan setelah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan legislasi yang mendukung demonstran anti-pemerintah di Hong Kong.Sementara itu, data pemerintah AS menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik 1,6 juta barel pada pekan lalu. Produksi minyak pun mencapai rekor tertinggi pada 12,9 juta barel per hari.

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Phil Flynn, analis Price Futures Group mengatakan bahwa aksi jual yang terjadi kemarin merupakan tindakan reaktif yang berlebihan. "Ekonomi AS secara umum cukup bgus dan ini seharusnya bisa memperbaiki permintaan selanjutnya," kata Flynn.Apalagi, musim dingin sudah dimulai dan badai musim dingin mulai melanda dan menaikkan permintaan solar. Pekan depan, investor akan mencermati arah kebijakan OPEC+. "Kami memperkirakan OPEC+ melanjutkan kesepakatan pemangkasan produksi antara tiga hingga enam bulan dari tenggat waktu awal Maret 2020," kata Giovanni Staunovo, analis minyak UBS kepada Reuters.

Perusahaan-perusahaan minyak Rusia mengajukan untuk tidak mengubah kuota produksi hingga akhir Maret. Hal ini bisa menekan OPEC+ untuk menghindari perubahan kebijakan yang besar. 

Source : kontan.co.id

Jumat, 29 November 2019

PT Kontak Perkasa Futures Bandung

PT Kontak Perkasa Futures Bandung


Aneka Tambang (ANTM) luncurkan produk emas batik Bezel seri II

Posted: 27 Nov 2019 07:39 PM PST

PT KP PRESS - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terus mengembangkan produk-produk logam mulianya. Melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM), Antam meluncurkan emas Bezel seri II.Dengan pilihan empat motif dan dua varian berat emas, produk ini memberikan nilai tambah bagi pelanggan sebagai collectible items sekaligus menambah pilihan instrumen investasi.

KONTAK PERKASA FUTURES - Bezel Logam Mulia varian 6 gram dibuat untuk emas Batik Indonesia seri II varian 10 gram, sedangkan Bezel varian 9 gram dibuat untuk emas Batik Indonesia seri II varian 20 gram.  Bezel Logam Mulia dibuat dengan kadar Au 75% dan setiap produk memiliki nomor identitas tunggal serta dilengkapi dengan sertifikat LM.

PT KONTAK PERKASA - Direktur Niaga PT Aneka Tambang Tbk Aprilandi H. Setia mengatakan, Bezel Logam Mulia seri kedua merupakan upaya inovasi ANTM untuk terus memberikan nilai tambah kepada pelanggan. Produk ini juga akan melengkapi portofolio produk perhiasan Logam Mulia ANTM."ANTAM berharap keberadaan Bezel seri kedua akan mengulangi kesuksesan Bezel Logam Mulia seri pertama," ujar Aprilandi dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Rabu (27/11).

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Bezel seri II dibuat menggunakan beberapa motif batik seperti motif Purbonegoro, Wahyu Tumurun, Trumtum dan Sekar Jagad, menjadikan produk emas batik ini sebagai yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Aprilandi berharap, kehadiran liontin Bezel seri II dan Emas Batik Indonesia seri II merupakan bagian dari upaya ANTM untuk meningkatkan literasi budaya Indonesia. 

Source : kontan.co.id